IIF Catat Komitmen Pembiayaan Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026

JAKARTA – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mencatat pertumbuhan bisnis pembiayaan dan layanan advisory sepanjang semester I 2026. Perusahaan membukukan enam komitmen pembiayaan dan investasi baru dengan nilai mencapai Rp2,5 triliun. Nilai tersebut meningkat signifikan dibandingkan total komitmen sepanjang 2025 yang hanya mencapai Rp799 miliar. Pembiayaan baru tersebut disalurkan ke sejumlah sektor strategis, seperti kesehatan, pelabuhan, telekomunikasi, data, dan energi terbarukan. Dari sisi advisory, IIF memperoleh sembilan mandat baru dengan nilai kontrak Rp19 miliar atau meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satu fokus utama adalah keterlibatan dalam program Waste-to-Energy (WTE) atau pengolahan sampah menjadi energi listrik. Presiden Direktur dan CEO IIF Rizki Pribadi Hasan mengatakan perusahaan tetap menunjukkan ketahanan bisnis di tengah dinamika ekonomi global melalui penguatan portofolio pembiayaan, advisory, serta struktur permodalan. “Meski...