Selat Hormuz Diblokade Teheran: Perang Rudal AS-Iran Pecah, Harga Energi Global Meroket

WASHINGTON – Krisis geopolitik di Timur Tengah berada dalam status darurat penuh setelah pasukan Amerika Serikat (AS) dan militer Iran terlibat dalam aksi saling serang rudal dan pesawat nirawak ( drone ) secara masif. Pada Minggu (12/7/2026) , Teheran dilaporkan membombardir sejumlah fasilitas militer AS di berbagai negara bagian kawasan Teluk. Bersamaan dengan itu, Iran secara resmi mengumumkan pemblokiran total Selat Hormuz, jalur logistik paling vital bagi perdagangan energi dunia. Rentetan kontak senjata yang eskalatif dalam beberapa hari terakhir ini memaksa Presiden AS Donald Trump untuk menyatakan berakhirnya gencatan senjata. Kesepakatan yang awalnya dirancang untuk menghentikan konflik bersenjata yang diinisiasi oleh AS dan Israel sejak 28 Februari lalu kini resmi runtuh, meskipun Trump mengklaim tetap membuka celah kecil untuk jalur negosiasi lanjutan. Pemicu utama dari memuncaknya ketegangan ini adalah serangkaian serangan terhadap armada kapal komersial di perairan Teluk....